Kenapa Kita Tak Suka Mati?

Hello & Salamun A’laikum.
In The Name Of Allah, Most Gracious, Most Merciful.

Orang ber-tanya : “Kenapa kita tak suka mati?
Di-jawab : “Sebab kita bina dunia, kemudian kita musnah-kan akhirat. Tidak mungkin kita suka kpd negeri y telah musnah itu.”

Allah~

Kita selalu di-peringat-kan supaya jgn lupa kpd akhirat. Jgn lupa bekalan utk negeri akhirat.

[Surah al-Ana’m(6) : ayat 32]

وَمَا الْحَيَوةُ الدُّنْيَآ إِلاَّ لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الاٌّخِرَةُ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ

makna : “Dan tiada-lah kehidupan dunia itu selain drpd main2 & senda-gurau sahaja; dan sesungguh-nya negeri ahirat itu lebih baik bagi orang2 y ber-taqwa. Tidak-kah kamu ber-a’kal?”

Dunia ini ada-lah ladang akhirat1. Kita ber-cucuk tanam di dunia. Hasil tuaian-nya di akhirat kelak.
Oleh itu, ber-cucuk tanam-lah dgn tanaman y akan meng-hasil-kan hasil-an y baik2, y cantik2, y akan subur belaka, y akan meng-hasil-kan buah y enak2, y meng-hasil-kan bunga2 y harum & sebagai-nya.

Begitu-lah demikian analogi kpd amal per-buatan & cara kita hidup di dunia ini.
Jangan-lah lupa ke-hidup-an kita bukan-lah di-dunia ini shj.

Kita hidup, kemudian mati, ke alam barzah kita nanti.
Kemudian kita di-bangkit-kan. Hidup kembali kita di satu kehidupan di negeri akhirat.

Allah~

Bagaimana-lah kita ini~😥

Sbg cth: kita menuntut ilmu, moga2 ilmu itu di-gunakan utk kebaikan dlm kehidupan, menyuci-kan diri lalu men-jadi salah satu jalan utk di-permudah-kan kita ke syurga , insha Allah;

Jadi, tak payah-lah dgn ilmu itu kita asyik2 nak argue itu-dan-ini, kdg2 boleh timbul-kan pertengkaran, berpecah-belah & sbg-nya ; atau ilmu itu di-tuntut tinggi2 & di-sertakan dgn riya’, ingin di-puji, sombong, takbur dll ; Ini-lah y di-maksudkan dunia itu di-bina, pd masa y sama dia musnah-kan negeri akhirat-nya! ;

Nau’zubillahi min zalik.

[sharing video : Tazkiratul-maut ; mayat itu akan di-ikuti dgn 3 perakara]

One thought on “Kenapa Kita Tak Suka Mati?

  1. Bila ada orang meninggal,we often heard, “Allah lebih sayang dia”, referring to “Makin lama hidup, nanti makin banyak dosa”..

    But who knows kalau mati tu dengan tak cukup amal, iman nipis sangat2, taubat pun tak sempat..

    Nau’zubillah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s