Oh! Jiwa & Hati Yang Duka Lara~

Hello & Salamun A’laikum – QS 06:54
In The Name Of Allah, Most Gracious, Most Merciful.

“Oh! Musibah telah menimpa ke atas-ku!”

Selagi kita hidup, selagi itu kita di-uji dgn mcm2x dugaan. Pelbagai bentuk ujian Allah subhanahu wa taa’la itu dtg kpd hamba2x-Nya.

Harta, keturunan, lelaki, perempuan, keinginan2x, bencana, kemalangan jiwa & emosi, masa & sbg-nya.

Ter-ingat penulis kpd satu hadith Rasulullah , mafhum-nya :

“Sungguh pelik urusan orang mukmin itu, semua perkara bagi-nya baik belaka, semua ini tidak di-dapati oleh orang lain melainkan orang mukmin : Jika dia mendapat kesenangan dia ber-syukur, maka itu baik bagi-nya, dan jika dia di-timpa kemudharatan dia ber-sabar, maka itu baik baik-nya.

Bagi mereka, semua y dtg ada sahaja hikmah-nya. Ini-lah akhlak org2x y ber-iman.

Jikalau kita selama ini kita ber-sikap demikian rupa, Alhamdulillah, moga tetap dgn-nya & istiqamah. Jikalau sebalik-nya, hendak kita cuba tanam-kan niat & ber-usaha men-didik utk ber-akhlak sprt org2x y ber-iman. Insha Allah, moga2x ber-hasil & di-kurnia-kan ketenangan oleh-Nya.

hum. . . penulis terasa ini ber-kongsi dgn apa y sentiasa men-jadi kebiasaan apabila sesuatu ke-mudharatan, musibah, kehilangan, kemalangan atau perkara y menyedih-kan sering juga ber-laku. Meski-pun semua ini hanya men-jurus kpd perlu-nya ber-sabar, maka tidak lupa utk kita me-manjat doa’ kpd Allah subhanahu wa taa’la :

Ketika ter-timpa musibah :

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اَللَّهُمَّ أُجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا

Makna : “Sesungguh-nya kami milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali . Ya Allah! Beri-lah pahala kepada-ku dan gantilah untukku dengan yang lebih baik (dari musibah-ku)”.
[HR. Muslim 2/632]

Apabila sesuatu y dtg menyusah-kan kita :

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Makna : “Segala puji bagi Allah, atas segala keadaan”.
[HR. Ibnu Sunni dalam kitab ‘Amalul Yaum wal Lailah, Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah sahih 1/499. Al-Albani menyatakan, hadits terse-but sahih dalam Shahihul Jami’ 4/201]

Apabila meng-hadapi kesulitan :

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Makna : “Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah boleh Engkau jadikan mudah, apabila Engkau hendaki-nya”.
[HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya no. 2427 (Mawaarid), Ibnus Sunni no. 351. Al-Hafizh berkata: Hadits di atas sahih, dan dinyatakan shahih pula oleh Abdul Qadir Al-Arnauth dalam Takhrij Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi, h. 106]

Ketika alami kesedihan y sgt2x men-dalam :

اَللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

Makna :Ya Allah! Rahmat-Mu lah yang aku pohon! Maka jangan-lah Engkau serah-kan diri-ku ini kepada-ku walau sekelip mata! Dan per-baiki-lah urusan-ku ini keseluruhan-nya! Tiada Tuhan yang berhak di-sembah melainkan Engkau!”
[HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42. Menurut pendapat Al-Albani, hadits di atas adalah hasan dalam Shahih Abu Dawud 3/959]

Doa’ memohon perlindungan agar men-jadi penawar hati y duka :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

Makna : “Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan & kesedihan, lemah & malas, bakhil & penakut, lilitan hutang & penindasan orang”.
[HR. Al-Bukhari 7/158]

Selamat mengamalkan-nya.

Allah subhanahu wa taa’la Knows Best.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s