Memuhasabah talian persahabatan yang dibina.

Hello & Salamun A’laikumQS 06:54
In The Name Of Allah, Most Gracious, Most Merciful.


[kredit gambar]

Kadang-kadang melihat diri ini; tidaklah hebat persahabatanku seperti orang lain. Mereka bercanda, tertawa girang, bersuka ria. Lantas terlontar kata-kata manis seindah bahasa dari hati-hati mereka, yang bisa dituturkan menerusi tulisan-tulisan di mana sahaja ruang-ruang yang mampu diterjemahkan dan dipaparpkan kepada khalayak bahawa “Indahnya pertalian yang terbina ini!”

Lalu aku terdiam seribu bahasa. Dek mengorek memori-memori lama pahit dan manis bersama sahabat-sahabat, aku cemburu dengan mereka yang meluahkan cinta dan kasih sempurna; maka aku berfikiran panjang. Memuhasabah ikatan yang terbina antara daku dan dia, mereka dan kalian.

Mengapa ya kita bersahabat?
Oh, ternyata kita “satu kepala”,
Oh, ada “chemistry” antara kita,
Oh, tidak disangkakan ada persamaan pada diri kita,
Oh, “itu dan ini”; adakah itu permulaan atau tujuan persahabatan yang terbina?

Terfikir daku merenung jauh,
Mengapa tali persahabatan semakin luluh,
Apakah kelemahan di sebalik semua itu?
Pecah, retak, hancur, punah; apabila difikirkan “apa yang terlah terbina boleh jatuh runtuh”,

Manusia datang dan pergi,
Dahulu banyak persamaan tetapi kini barangkali tidak lagi,
Dahulu kita begitu namun barangkali sekarang kita begini,

Segala pujian hanya bagiNya,

Kini daku pertemukan satu jawaban,
Atas dasar apa persahabatan kita bisa berkekalan,
Dalam menempuh onak kehidupan dunia dan akhirat bersamaan,
Itulah ukhuwah yang bermaksud persaudaraan,

“Saudara” itu kuat pertaliannya,
Bukan terikat kerana ada kepentingannya,
Tetapi berkasih-sayang ada alasannya,
Kita se-“aqidah” dan dari Adam itulah jawabannya,

Saudara itu tidak mementingkan diri sendiri,
Berlapang dada, saling mencintai dan akhlaknya sentiasa berprestasi,
Saling mengutamakan saudara lain daripada diri sendiri,
Begitulah indahnya ukhuwah persaudaraan yang selalu dicari,
Moga-moga berkekalan dan kita ketemu di syurga di akhir hayat nanti.

Ameen.
Uhibbukumu fillah :]

от души : Raimi Radin.
[Daripada Heart & Soul  ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s